Kamis, 27 Oktober 2011

Pesanteren Peradaban

Ta'lim sore ini, jum'at 27 Oktober 2011 sungguh luar biasa, meneladanai Muhammad Al-Fatih sebagai salah seorang pemuda yang jaya di masanya, setelah mengikuti kegiatan tersebut tiba-tiba muncullah ide terhadap apa yang ingin dilakuakan di masa depan, terutama setelah ditanya, apa rencana kalian 20 tahun ke depan?

Semenjak dulu saya memang bercita-cita untuk mendirikan sebuah pesantren, namun setelah mendengarkan kembali kisah keleteladan muhammad al-fatih yaitu kisahnya yang mampu membebaskan konstantinopel setelah beberapa abad diperjuangkan, namun penaklukannya bukan dilakukan dengan semudah membalikan tangan tapi penaklukannya dimulai dari penjagaan ruhiyyah dari orang yang bernama Muhammad Al-Fatih, beliau tercatat sebgaia seorang yang tidak pernah meninggalkan shalat tahajjuda dan shalat sunnah rawatib.

Dari kisah tersebut saya menjadi benar-benar termotivasi untuk menciptakan sebuah pesantren yang bernuansa demikian, bangsa ini dengan berbagai macam pengaruh negatif selalu berusah menjauhkan umat isalam dari ajarannya, oleh karena itu dibutuhkan pejuang-pejuang yang dapat melakukan bangsa ini sebagaimana khlifah pada masa itu mencari anak-anak cerdas untuk dijadikan prajurit islam yang terlebih dahulu dibersihkan ruhiyyahnya. Banyaknya musush-musuh islam tidak akan pernah selesai hanya dengan sebuah pengetahuan apalagi hanya sebuah niat dan angan-angan.

Pesantren yang ingin diciptakan adalah pesantren bernuansa sains yang melatih siswanya pertama tentunya untuk menjaga amalan-amalan sunnah sebagaimana apa yang dilakukan oleh muhammad al-fatih. Kedua diperlukan juga pengetahuan sains yang mampu memperdalam juga perkembangan sains karena pada hakikatnya islam tidak hanya sekedar mangatur tentang ibadah dan akidah semata, tetapi bahkan lebih dari itu, sehingga lingkungan yang muncul adalah lingkungan sains yang pernah ditampilkan di akhir film "3 idiot".

Pola pembinaan yang dikemabangkan juga merupakan pola pebinaan berkelompok sebagaiman yang ditampilkan oleh rosulullah di awal perkemabangan da'wah di rumah arqom bin abi arqom, santri yang lebih tua akan memegang kelompok santri yang lebih muda sedangakan santri yang lebih tua akan diketuai oleh para ustadz, atau mungkin mirip juga seperti pembentukan tim genin yang diketuai oleh jounin pada film "naruto". Selain itu diharapkan juga dari pesantren ini muncul jiwa-jiwa wirausaha yang dapat menciptakan lapangan kerja sendiri bukan jiwa pekerja yang hanya minta digajih orang lain.

Tulisan ini mungkin tidak lebih dari runtaian kata-kata yang tidak dibaca hanya akan memenuhi blog, tapi dengan tulisan ini semoga ada yang terisuatau saat saya akan kembali membacanya dan bersyukur kepada Allah karena saya telah mewujudkan apa yang saya tuliskan, ataupun bila ada yang terinspirasi untuk melakukan hal yang sama, itu adalah sebuah jalan menuju kebaikan umat islam bersama.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar